Sosial Diposting 08 September 2026 Super Admin

KDD Tingkatkan Kapasitas Organisasi melalui Pembelajaran Praktik Baik dari MWC NU Lemahabang

KDD Tingkatkan Kapasitas Organisasi melalui Pembelajaran Praktik Baik dari MWC NU Lemahabang

LEMAHABANG, 7 September 2026 — Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC), mitra SIGAB Indonesia, dengan dukungan Pemerintah Australia–Indonesia melalui Program INKLUSI, melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Aktor Kelompok Difabel Desa (KDD).

 

Salah satu rangkaian kegiatan dilakukan melalui kunjungan dan diskusi pembelajaran bersama Ketua MWC NU Kecamatan Lemahabang, Bapak Deden Komara. Kegiatan berlangsung di Saung Kreasi Difabel Kecamatan Lemahabang, Senin, 7 September 2026.

 

Kegiatan ini menjadi ruang bagi para aktor KDD untuk belajar secara langsung mengenai praktik baik dalam membangun dan mengelola organisasi kemasyarakatan.

 

Dalam diskusi, KDD menggali berbagai pengalaman MWC NU, mulai dari membangun kesamaan visi dan misi, komitmen pengurus, pengambilan keputusan, penyelesaian konflik, ruang penyampaian kritik dan saran, hingga transparansi dalam pengelolaan keuangan organisasi.

 

Salah satu pembelajaran yang menarik adalah pentingnya musyawarah untuk mufakat dalam mengambil keputusan. Setiap rencana kegiatan dibicarakan bersama sehingga berbagai pendapat, ide, dan masukan dapat ditampung sebelum menjadi keputusan organisasi.

 

Dalam menghadapi perbedaan maupun konflik antaranggota, pendekatan persuasif dan kekeluargaan juga menjadi bagian penting. Komunikasi dan silaturahmi yang terus dibangun dinilai dapat menjaga kebersamaan serta mencegah perbedaan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

 

KDD juga mendapatkan pembelajaran mengenai pentingnya memberikan ruang kepada anggota untuk menyampaikan kritik, saran, gagasan, dan usulan melalui forum-forum organisasi.

 

Sementara dalam pengelolaan keuangan, keterbukaan dan pelaporan menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan serta menjaga akuntabilitas organisasi.

 

Melalui kegiatan ini, KDD tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga diajak untuk merefleksikan bagaimana praktik-praktik baik tersebut dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing KDD.

 

Organisasi yang kuat bukanlah organisasi yang bebas dari perbedaan, tetapi organisasi yang mampu mengelola perbedaan melalui komunikasi, musyawarah, keterbukaan, dan semangat kekeluargaan.

 

Kegiatan peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat memperkuat aktor KDD dalam membangun organisasi yang lebih solid, transparan, inklusif, dan berkelanjutan serta semakin mampu berperan dalam memperjuangkan pemenuhan hak dan kepentingan difabel di tingkat desa.

0 komentar

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.
Sebelumnya Penguatan Kapasitas Aktor KDD untuk Mendorong Pembelajaran dan Perubahan di Komunitas Selanjutnya KDD Belajar Praktik Baik Pengembangan Seni Budaya dan Ruang Kreativitas Inklusif